Suharso Berharap Doa Para Kiai demi Kemenangan PPP

Ganjar-bisyaroh-e-1024x576
5.000 Guru Ngaji di Pati Terima Bisyaroh Bulanan dari Pemprov Jateng
05/04/2019
dpc-tegal
DPC PPP Targetkan Enam Kursi di DPRD Kabupaten Tegal
09/04/2019

Suharso Berharap Doa Para Kiai demi Kemenangan PPP

suharso-53534

SEMARANG - Plt Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa bersilaturahim ke sejumlah kiai di Ponpes Al Itqon, Gugen, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (7/4/2019). Sejumlah kiai yang hadir di antaranya KH. Ahmad Haris Shodaqoh, KH. Ubab Maemoen, KH. Habib Ihsanudin, KH. A'wani dan lainnya.

Suharso Monoarfa bersyukur bisa bersilaturahim dengan sejumlah kiai, terutama menjelang Pemilu 2019 ini. Dalam kunjungan itu Suharso berharap para kiai berkenan mendoakan partai berlambang Kakbah ini agar bisa tambah besar dan terus berjuang di legislatif.

"Karena kita ketahui, partai ini (PPP) merupakan partai yang didirikan oleh para kiai. Partai ini juga partai satu-satunya partai yang berasaskan Islam di antara partai-partai lainnya di parlemen saat ini," katanya.

KH Ahmad Haris Shodaqoh mengatakan PPP merupakan amanat dari para kiai yang harus tetap dijaga dan dibesarkan. Ia berharap semua kader dan simpatisan berjuang agar PPP bisa lolos parliamentary threshold. Dengan demikian partai ini dapat memperjuangkan umat Islam khususnya di ranah legislatif.

"Insya Allah kami terus doakan dan berjuang untuk kemenangan partai yang didirikan para ulama ini," katanya.

Sementara itu, KH Ubab Maemoen berpesan agar para kader harus tetap terjaga semangat memenangkan PPP. Ia yakin pemilih partai tersebut masih banyak.

"Sebenarnya pemilih PPP sangat banyak. Tinggal bagaimana kita bisa merangkul mereka, bersilaturahim dan mengajak mereka untuk kembali ke kakbah," tegas putera KH Maemoen Zubair (Mbah Moen) itu.

Di Jawa Tengah, PPP optimistis bisa meraih suara besar, mengingat provinsi tersebut juga menjadi basis perjuangan PPP. Apalagi banyak para kiai yang setia dengan partai berlambang Kakbah tersebut. Bahkan suara PPP diyakini akan meningkat dibanding Pemilu 2014. (sindonews.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *